Padang (Unand.ac.id). Ketua Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) berkenan membuka Pelatihan dan Sertifikasi Asesor Kompetensi (ASKOM) Gelombang 3 Tahun 2025, Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ke-1 Universitas Andalas (LSP P1 UNAND) pada Senin, 11 Agustus 2025, bertempat di Fave Hotel, Olo, Padang.
Pada kesempatan itu, Bapak Syamsi Hari menyampaikan apresiasinya kepada LSP P1 UNAND yang telah sangat gencar memajukan lembaga LSP di Universitas Andalas, karena sudah antusias untuk mengikuti Pelatihan Asesor Kompetensi tersebut guna nantinya dapat menciptakan skema-skema baru yang relevan untuk dunia kerja.
Dalam arahannya, Syamsi Hari menyampaikan bahwa sertifikat kompetensi menjadi syarat penting bagi dunia industri dalam mendapatkan tenaga kerja yang siap pakai.
“Sertifikat Kompetensi berbeda dari ijazah atau gelar. Ijazah dan gelar adalah bukti seseorang menamatkan satu jenjang pendidikan formal, jadi bersifat formal dan general. Akan tetapi, sertifikat kompetensi bersifat spesifik, berupa pengakuan atas kompetensi seseorang (meliputi _knowledge, skill, and attitude_)”, jelasnya.
Beliau memberikan contoh konkrit, “Seseorang yang menamatkan Institut Seni akan mendapatkan ijazah dengan gelar Sarjana Seni (S. Sn). Akan tetapi, tidak ada jaminan mereka kompeten dalam menyanyi, menjadi komposer, atau membuat aransement. Sertifikat kompetensilah yang memberikan pengakuan atas kemampuan-kemampuan spesifik itu”.
Dalam diskusi lanjutan, mantan Kepala BLK Padang itu juga mencoba menelisik jabatan yang ada di institusi perbankan. Bank memiliki jabatan-jabatan Analis Kredit, dan lainnya. Untuk mendapatkan pegawai yang kompeten, Bank merekrut para sarjana. Akan tetapi, pihak Bank masih perlu memberikan pelatihan bertahap agar tenaga kerja baru itu kompeten pada jabatan “analis kredit” dan lainnya itu.
Biaya pelatihan yang besar dan waktu yang cukup lama untuk mendapatkan tenaga kerja yang siap pakai, sesungguhnya bisa dipangkas manakala perguruan tinggi membekali mahasiswa dengan mata kulaih berisi konten yang sesuai dengan unit-unit kompetensi pada skema-skema sertifikasi pada LSP. Menjelang akhir studi, mahasiswa tersebut dapat mengikuti sertifikasi melalui uji kompetensi di LSP. “Dengan begitu, bukankah _link and mach_ antara dunia pendidikan dengan dunia usaha dan industri makin nyata? Di samping itu, bukankah lulusan yang dihasilkan juga memiliki daya saing yang tinggi”, ungkapnya diplomatis.
ASKOM 3 Tahun 2025 dibuka oleh Aidinil Zetra, Ph.D., Sekretaris Universitas Andalas mewakili Rektor. Pada kesempatan itu, Pak SU menyampaikan target dan harapan Unand berkait dengan sertifikasi kompetensi.
Dalam laporan panitia, Ketua LSP P1 UNANX, Dr. Hasanudsin, M. Si. menyampaikan bahwa untuk mencapai visi “Untuk Kedjajaan Bangsa” UNAND harus melahirkan lulusan yang memiliki daya kompetitif yang tinggi. Daya kompetitif diukur dengan kompetensi yang relevan dengan tuntutan dunia kerja dan industri. Oleh sebab itu, UNAND perlu memiliki minimal 1 skema sertifikasi per program studi dan setiap skema diampu oleh minimal dua orang asesor kompetensi. Untuk itu, diperlukan lebih dari 300 asesor untuk lebih dari 150 program studi.
“Saat lisensi LSP P1 UNAND pad 23 Juni 2023, UNAND memiliki 9 (sembilan) Skema Sertifikasi dengan 60an asesor. Saat ini Kita telah memperoleh lisensi 8 (delapan) skema baru (enam di antaranya adalah Skema K3 dan mengakomodasi lebih dari 13 progran studi). Jumlah asesor tercatat 107 orang dan jika seluruh peserta ASKOM-3 dinyatakan lulus atau “Kompeten (K)” maka jumlah Asesor Kompetensi UNAND akan menjadi 131 orang, paparnya”
“Tentu jumlah itu belum sesuai kebutuhan akan tetapi jika masing-masing memberikan kontribusi bagi kemajuan UNAND dalam menjamin lulusan yang kompeten, tentu jumlah itu akan sangat bermakna”, harap Hasanudsin.
Penyelenggaraan ASKOM-3 dilaksanakan oleh LSP P1 UNAND yang digawangi oleh Dr. Ns. Lili Fajria, M.Biomed. (Manejer Adm), Dr (cand). Imelda Indah Lestrai, M. Hum. (Manejer Penjaminan Mutu), Rahmatika Pratama Santi, M.T (Manejer Sertifikasi), dan Staf Administrasi Sufi Anugrah, S. Hum., M. Hum., dan Hafizah Hardhiyyah Asrul, S. Hum.
Dalam penyelenggaran itu, LSP UNAND bekerja sama dengan PT. AKSI yang digawangi oleh Mohiddin Sadar, SE., MM, CPM (Direktur), Herlambang Tinasih Gusti, S.P (Manager PT. AKSI), dan kawan-kawan. (Hafizah-Tim LSP)



